Tentang Kami

SCIENCE IN SECONDS DIDIRIKAN DENGAN TUJUAN DAN PREMISE YANG SANGAT SEDERHANA: TAHU SEGALA SESUATU.

Ya, Anda membacanya dengan benar. Segala sesuatu. Atau setidaknya, sebanyak ilmu pengetahuan antara lubang hitam dan sel darah putih yang bisa Anda masukkan ke kepala.

Sains dalam Detik membuat Anda semakin dekat, satu video dan posting blog sekaligus. Kami memberikan ruang lingkup berita sains paling keren dan memberikan Anda dosis terkonsentrasi dalam dua menit atau kurang. Anggap kita sebagai obat gerbang ke sains; Anda akan ketagihan setelah hanya satu pukulan.

Sains lebih dari sekadar buku teks dan jas lab. Itu hidup dan bisa berubah; perubahan sempurna. Ilmu pengetahuan adalah bagian integral dari masyarakat kita — terkait dengan budaya kita, dunia kita, dan masa depan kita. Ini bisa memecah belah, menjengkelkan, atau mengasyikkan, tetapi tidak peduli apa pun itu selalu layak dipelajari.

Misi kami di Science in Seconds adalah membuat pembelajaran itu senyaman mungkin.
Dan tidak, Anda tidak bisa tahu segalanya. Tapi kami berani kamu coba.

 Science in Seconds diciptakan pada tahun 2009 dan merupakan gagasan dari Rheanna Sand, Torah Kachur dan Brit Trogen.

Rheanna Sand

Rheanna Sand adalah kaleidoskop bakat dan keajaiban. Dia terus-menerus menantang dirinya sendiri, hampir di ambang kelelahan. Baru-baru ini menyelesaikan PhD dalam neurofarmakologi molekuler di University of Alberta, Rheanna sekarang memulai petualangan baru sebagai peneliti pasca-doktoral di Cornell University Medical College di New York City. Mulailah menyebarkan berita!

Rheanna menampilkan kehebatannya dalam banyak hal – sebagai geek, pemain gitar, kiper, dan gamer, untuk beberapa nama, dan tentu saja sebagai tuan rumah bersama Science in Seconds. Dia sangat bangga dengan warisan Metisnya, dan merasa bahwa kombinasi unik dari sains, sejarah, dan humor diperlukan untuk sepenuhnya memahami dunia. Itu, dan perang dingin.

Torah Kachur

torah_kachurTorah Kachur adalah super-geek keliling dunia yang melakukan olah raga yang berperan sebagai profesor Universitas. Di sela-sela menjelajahi planet dan membengkokkan pikiran para ilmuwan muda, ia menyelesaikan PhD-nya dari University of Alberta dalam genetika perkembangan. Torah berharap suatu hari nanti cukup penting untuk ditanyakan tentang keadaan sains di dunia dan untuk terus mengomentari segala macam bidang ilmiah.

Torah masih berhasil menemukan waktu untuk melatih bola basket universitas, menulis untuk PrioNet Kanada, menjelajahi dunia dengan kameranya dan membuat replika molekul DNA. Semua sambil menyempurnakan konsep geek-chic.

 

TROGEN BRITTANY MSc

brittany_trogenBrit Trogen adalah penulis bibliofil vegetarian ulet dan pemenang penghargaan yang tinggal di New York. Dengan gelar BSc dalam Genetika Molekuler, dan gelar MSc dalam Ilmu, Kedokteran dan Masyarakat dari University College London, Brit sangat tertarik pada persimpangan antara sains, kedokteran, budaya dan politik. Brit juga berkeliling dunia, dan suka akting, menari dan menulis kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *