News

7 Langkah Mudah Untuk Mempelajari Sains dan Matematika

7 Langkah Mudah Untuk Mempelajari Sains dan Matematika

Saat mempelajari matematika, Anda perlu berpikir secara konsisten atau sistematis. Anda tidak dapat menggunakan rumus Pythagoras untuk mencari hipotenusa segitiga siku-siku tanpa memahami akar dan kuadratnya. Anda tidak dapat memahami akar kuadrat tanpa mengetahui perkalian dan pembagian. Saat membandingkan pohon, untuk menguasai matematika dan sains, Anda perlu memahami akarnya sebelum memahami batang, cabang, ranting, dan buahnya. Tetapi hal yang hebat tentang matematika adalah jika Anda sudah memahami dasar-dasarnya, Anda dapat memikirkan sendiri konsep-konsep berikut. Nah, bagi yang sedang belajar atau ingin belajar matematika dan sains, termasuk sains diferensial, berikut beberapa teknik dan tips agar belajar Anda lebih mudah.

  1. Gunakan Dua Mode Berpikir Secara Bergantian

7 Langkah Mudah Untuk Mempelajari Sains dan Matematika

Bayangkan seseorang memiliki dua cara berpikir intensif dan berpikir kabur secara umum. Orang biasanya menggunakan pemikiran terfokus untuk memecahkan masalah, seperti berfokus pada pola tertentu atau menghilangkan masalah yang tidak terkait. Dalam mode kedua, Anda dapat melihat gambaran besarnya.

  1. Potong Materi Pelajaran Menjadi Konsep-konsep Kecil

Salah satu cara paling efektif untuk mengingat sesuatu adalah dengan membaginya menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil. Konsep kompleks dapat dibagi menjadi konsep sederhana. Saat membentuk konsep yang lebih besar, ingatlah konsep sederhana ini dan keterkaitannya satu sama lain. Saat memahami atau menghafal sebuah konsep, jangan melihat bukunya terlebih dahulu. Jika Anda lupa sama sekali, Anda dapat memeriksanya. Setiap kali saya mempelajari konsep baru, saya mengulanginya dan menyimpannya dalam ingatan saya.

  1. Gunakan Teknik Hafalan Seru

Menyimpan rumus, urutan, atau konstanta bisa sangat membosankan. Anda dapat menemukan cara yang menyenangkan untuk mengingat hal-hal ini dengan lebih mudah. Misalnya, gunakan contoh dan analogi yang membawa konsep materi ke pengalaman kehidupan sehari-hari. Selain itu, Anda juga bisa bercerita, bernyanyi, dan menghirup kata-kata yang ingin Anda ingat. Misalnya, “(He) ru (Li) (Na) (K) awin (Rb) i (Cs) (Fr) ustasi, seperti unsur-unsur dalam Golongan 1 dari Tabel Periodik Bahan Kimia.

 

Baca Juga : Proses Terjadinya Hujan Anak Geografi Wajib Baca Ini

 

  1. Menjawab Latihan Soal

Latihan adalah cara untuk melihat apakah Anda sudah menguasai materi. Latihan harus disertai dengan evaluasi sehingga Anda dapat melihat di mana Anda tidak memahami materi. Namun, jika Anda menggunakan latihan yang benar, jangan memeriksanya sampai masalahnya teratasi. Anda juga perlu memahami mengapa jawabannya dengan melihat hasil diskusi.

  1. Belajar Selagi Fresh

Jika Anda ingin mempelajari konsep baru atau melakukan pekerjaan yang sulit, sebaiknya lakukan di pagi hari dengan banyak energi mental. Nanti, jika Anda lelah secara mental dan masalahnya sangat sulit, Anda perlu istirahat dan melanjutkan ke permainan.

  1. Aplikasikan Trik-trik Mental

Dengan mengubah suasana hati Anda, Anda mungkin dapat berkonsentrasi pada studi Anda. Pilih tempat yang tenang untuk belajar. Jika perlu, buat ruang khusus untuk belajar dan segera masuk ke mode belajar setiap kali Anda memasuki ruangan. Tapi jangan fokus pada hasil akhir, ketidaktahuan, atau penundaan kelas. Mulailah dengan konsep paling dasar dan fokus pada upaya Anda untuk memahami materi. Anggap saja sebagai teka-teki atau tantangan yang dapat membawa topik ke level berikutnya dan membangun kepercayaan diri.

  1. Ingat Ketekunan Lebih Penting Dari Kecerdasan

Jika Anda melihat seorang teman yang sangat memahami materi, Anda mungkin tidak lebih pintar dari Anda. Mungkin dia lebih rajin dan lebih dulu mempelajari materi. Memahami konsep matematika dan sains membutuhkan keterampilan yang harus terus disempurnakan. Tidak ada cara untuk mempelajari konsep yang rumit dalam semalam. Anda perlu berlatih berulang kali untuk memahami setiap konsep materi.